Press Release Prof. Dede Mariana, Guru Besar Ilmu Pemerintahan Unpad Memberikan Orasi Ilmiah pada kegiatan kuliah umum Asian Comunity Lectures

Pnom Phen, 5 Agustus 2016 

Yayasan One Asia (one Asia Foundation) adalah organisasi yang bertujuan untuk membangun suatu komunitas masyarakat Asia melalui berbagai kegiatan dalam bidang ekonomi, pendidikan, pertukaran budaya, dan lain sebagainya untuk menciptakan komunitas masyarakat Asia yang aman, damai, dan menjunjung harapan untuk menciptakan perdamaian dan keamanan global. 
One Asia Foundation  akan bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran  melalui kegiatan kuliah umum ASIAN COMMUNITY LECTURES. Kegiatan ini rencananya akan mengangkat tema “Asian Community and Sustainable Global Competitiveness” dengan menghadirkan pembicara – pembicara ahli dari dalam dan luar negeri untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mahasiswa Universitas Padjadjaran tentang pentingnya kerja sama antar negara – negara di Asia. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1.    Membangun kerjasama antara Universitas Padjadjaran dan One Asia Foundation
2.    Meningkatkan daya saing mahasiswa Universitas Padjadjaran
3.    Membangun kesadaran mahasiswa Universitas Padjadjaran akan pentingnya kerjasama antara negara-negara di Asia
Kehormatan dan kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNPAD, yang mana pada kesempatan tersebut, salah satu guru besar Ilmu Pemerintahan Unpad, yaitu Prof. Dede Mariana,  menjadi salah satu penggagas kerjasama dan dilibatkan sebagai pembicara yang turut menyumbangkan pemikiran melalui orasi ilmiahnya yang berjudul  “Understanding Political Culture in Asia”. Dalam orasinya, Prof Dede Mariana berpendapat bahwa meskipun pemerintahan saat ini kurang memuaskan dan tingkat kepercayaan kepada pemerintah masih rendah namun hampir semua masyarakat Asia sepakat rejim demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang terbaik daripada otoritarian.  Masyarakat Asia beragam dalam hal agama, budaya dan ras, namun nilai-nilai tradisional Asia sebagian besar menjunjung keharmonisan dalam kehidupan bersama (keluarga/komunitas). Keanekaragaman masyarakat Asia  menjadi rentan dibenturkan dengan isu-isu SARA, yang dapat memecahkan rasa persatuan (kekeluargaan). Namun demikian, nilai2 tradisional yang menjunjung keharmonisan dalam keluarga (kehidupan bersama) menjadi modal mewujudkan demokrasi politik dan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan.

Leave a Reply